Hari Terakhir sebagai pengajar

By
 Dodick "TheWebMaster"
Dodick "TheWebMaster" on April 14th, 2009

Akhirnya perjalananku sebagai pengajar berhenti dibulan ini, meskipun tanggung jawab untuk menyerahkan nilai belum terpenuhi tapi hari ini yang merupakan hari dimana murid-muridku menghadapi ujian terakhir menjadi sebuah milestone bahwa hari-hariku sebagai pengajar telah berakhir.

Tak pernah dibayangkan saya menjadi seorang pengajar, atau bahkan dipanggil dosen. Satu hal yang pasti adalah pengalaman ini sangat berharga. Saya ingin ucapkan pada bu wahyu, pak bonar dan bu Zulfanny yang telah bersedia menerima saya sebagai salah satu tenaga pengajar tambahan pada INTI College Indonesia. Terima Kasih juga pada murid-murid saya pada 4 kelas yang telah saya ajar selama 2 semester ini.

Menjadi pengajar lebih sulit dari pada yang dibayangkan, mencoba menarik perhatian murid yang kurang termotivasi, hingga menghadapi pertanyaan unik yang mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya. Belum lagi membuat soal hingga memberikan penilaian akhir. Hingga saat ini saya belum bisa dengan mantab menyatakan bahwa diri saya adalah seorang dosen meskipun gelar itulah yang diberikan saat mengajar, saat ini penilaian terbaik untuk diri saya hanyalah seorang pengajar. Masih butuh banyak pengalaman dan ilmu untuk menjadi seorang Dosen.

Sekarang saya sedang mengatur ulang hidup saya, semoga menjadi yang lebih baik daripada sebelumnya…

sumber gambar: http://www.mambaussholihin.com/

Popularity: 2% [?]

Casshern

By
 Dodick "TheWebMaster"
Dodick "TheWebMaster" on January 26th, 2009
casshern

casshern

Saya selalu mengingat Casshern sebagai salah satu film yang paling aku hormati di sejarah pribadi perfilman saya. Casshern sendiri merupakan salah satu alasan kenapa saya tak lagi memandang rendah industri film asia dan bahkan makin hormat dengan industri tersebut. Film asia pertama yang saya sangat amat nikmati adalah film korea berjudul Fighter in The Wind, film tersebut menunjukkan betapa bagus atau menariknya indsutri film ini. Meski Fighter in The Wind telah membuat saya tertarik dengan film asia, Tapi film kedualah yang memberi pengaruh lebih besar dan membuka mata saya atas betapa majemuknya industri film asia. Film kedua tersebut tak lain dan tak bukan adalah Casshern.

Tidak bisa saya bayangkan industri Film Asia bisa dan berani membuat film sekompleks Casshern, yang bahkan film ini merupakan kelanjutan dari anime tahun 70-an dengan judul yang sama. Bayangan saya diawal Casshern akan menjadi film yang mudah dicerna dan dapat dinikmati dengan santai, namun tanggapan saya amat sangat salah. Film ini kompleks namun sayang sekali film ini memilik plot yang membingungkan

**spoiler**

Pada dasarnya Casshern adalah film awal mula dan juga akhir(kiamat) dunia, film ini bercerita bagaimana dunia hancur bukan dikarenakan meteor mampir ke bumi, bukan karena alien menyerang dunia atau bahkan bencana alam. Memang tidak sedari awal digambarkan bahwa dunia akan hancur, tapi pada akhirnya film ini memang menuju kearah itu. Satu kelemahan UTAMA dari film ini adalah plot, terlalu banyak filosofi, terlau banyak kiasan namun sayang tidak memiliki plot yang sempurna. Sejujurnya pada saat saya menonton keempat kali baru menyadari maksud dari sang pembuat film. Saya sangat amat membenci orang yang terlalu cepat beranggapan bahwa film ini hanya menggumbar visual semata, meski mereka mengatakan bahwa visualnya sangat menakjubkan atau sinematografinya yang indah.

Berikut gambaran sederhana dari film Casshern, Cerita diawali dengan karakter utama yang bernama Tetsuya, dia mati dimedan perang meninggalkan orang tua dan kekasihnya. Perang ini sendiri telah berlangsung lama dan tak menunjukkan akan segera berakhir. Selama kepergian Tetsuya kemedan perang, Ayahnya Azuma sedang mengembangkan teknologi neo cell yang dapat memperbaiki bagian tubuh yang rusak. Kegagalan demi kegagalan terus ditemui Azuma, namun suatu hari sebuah petir menyambar laboratorium penelitian. Mahluk baru yang disebut neosapien lahir dari laboratorium dengan tubuh lengkap manusia dewasa, ditempat yang sama Azuma menghidupkan kembali putranya dengan teknologi neo cell yang dia ciptakan.

Neosapien tergambarkan sedikit lebih kuat dibandingkan dengan manusia biasa, namun masih dapat dilukai dengan senjata manusia. Neosapien yang baru saja hidup tersebut dibantai habis-habisan, sehingga neosapien yang selamat dendam dengan manusia. Neosapien dalam pelariannya menculik ibunda dari Tetsuya sebagai sandera, dalam pelarian mereka pula Neosapien menemukan peninggalan kerajaan yang kalah perang. Dan ternyata seperti menemukan air ditengah padang pasir, mereka menemukan pabrik senjata yang dapat memproduksi robot tentara yang telah ditinggalkan.

Dengan persenjataan ini akhirnya Neosapien menjadi ancaman bagi manusia, kini mereka berusaha menculik peneliti dunia untuk memperkuat persenjataan mereka. Tetsuya meskipun hidup, dia masih pada keadaan koma. Kini dia sedang dirawat oleh Kozuki, Ayah dari kekasih Tetsuya, yang juga merupakan peneliti yang sedang membuat perangkat fullbody armor. Teknologi yang dimiliki Dr Kozuki membuatnya menjadi salah satu incaran neosapien, atas dasar itulah tempat yang dia tinggali diserang oleh robot neosapien.

Dengan terbangunnya tetsuya dari tidur panjang, dia berhasil menyelamatkan kekasihnya dan membunuh satu NeoSapien namun gagal menyelamatkan Dr Kozuki. Tetsuya kini bersembunyi disalah satu yang ada, dan berusaha menyadarkan kekasihnya yang tidak sadarkan diri. Namun seiring pelarian dan pertarungannya dengan para Neosapien, akhirnya diketahui bahwa penyebab perang bukanlah adanya terorisme atau bahkan konflik. Itu merupakan usaha pemerintah untuk mendapatkan tubuh manusa yang digunakan dalam proyek pengembangan neocell milik Azuma. Ditengah konflik yang memanas terjadi kudeta dialam pemerintahan, pemerintahan lama telah diganti dengan pemerintahan baru yang didominasi generasi muda. Tetsuya kalah bertarung dengan salah satu Neo Sapien, namun Neo Sapien menolak membununya karena menganggap tetsuya sebagai saudara sekandung yang lahir dari Neo Cell.

Pada akhirnya pemerintah menyerang habis-habisan markas Neo Sapien, namun korban perang makin besar karena serangan ini dianggap serangan terbesar yang pernah ada. Pemimpin pemerintah berkonfrontasi dengan pemimpin Neo Sapien, pemimpin manusia memberitahukan bahwa pada dasarnya Neo Sapien adalah manusia biasa. Hal ini terbukti dengan memori yang muncul akan kehidupan para neosapien sebelum mati dan terlahir kembali sebagai Neo Sapien. Salah satu korban perang yang ada adalah Ibu tetsuya yang ditemukan telah mati, Ibu Tetsuya kemudian dibawa Azuma untuk dibangunkan kembali dengan Neo Cell. Namun tetsuya menoak keras hal tersebut, sang ayah akhirnya membunuh kekasih Tetsuya dan terjatuh disalah satu tubuh neosapien yang mati. Sang ayah berusaha membuktikan bahwa rasa cinta yang tetsuya miliki akan juga memaksa dirinya untuk menghidupkan kekasihnya kembali telah mati. Namun hal tersebut justru memprovokasi tetsuya untuk membunuh ayahnya. Kekasih tetsuya kembali hidup, hal ini dikarenakan Neo Cell yang ada pada darah Neo Sapien.

Dari sini tergambarkan apa arti dari petir yang pertama kali menyambar di laboratorium Neo Cell, ternyata petir itu bukan petir biasa. Petir tersebut adalah awal mula kehidupan. Itulah alasan kenapa tubuh-tubuh yang ada pada laboratorium hidup kembali. Dari sini jiwa seluruh orang yang mati berkumpul menjadi satu pusat cahaya yang kemudian cahaya tersebut melesat layaknya meteor melintasi antariksa dan pada akhirnya menyambar salah satu planet yang saya pribadi pikir, dari kejadian tersebut akan dimulai kehidupan baru.

**akhir spoiler**

Banyak penggambaran atau kisah yang tidak tertulis pada sinopsis, seperti hantu Tetsuya yang datang pada saat jenazahnya dibawa kembali kerumah, kisah cinta tetsuya dan kekasihnya, hubungan Neo Sapien dengan ibu dari tetsuya atau apa yang terjadi pada adegan terakhir film. Saya akan tetap menghargai pendapat-pendapat orang yang ada mengenai betapa buruknya film ini, sebagaimana juga saya membenci beberapa jenis film lain yang mungkin mereka sukai. Kompleksitas yang dimiliki film inilah yang membuat saya jatuh cinta dengan dunia perfilman asia atau bahkan dunia perfilman secara general, dengan alasan itu saya masih terus menghargai film ini hingga akhir hayat.

Sekali lagi

Thank You Casshern…

Popularity: 1% [?]

Menulis tapi tidak disini

By
 Dodick "TheWebMaster"
Dodick "TheWebMaster" on December 1st, 2008

Emang gw sudah lama tidak menulis blog lagi, tapi itu dikarenakan ada “lomba menulis” yang gw ikutin. Lomba tersebut berhadiah PS3, jadi rasanya ada daya tarik sangat kuat untuk mengikuti lomba ini. Diatas adalah sebagian dari kurang lebih 30-an artikel yang saya kirim untuk lomba tersebut.

Lomba tersebut diadakan di KotakGame.com hingga 10 januari 2008. Dan saat ini belum ada ketentuan pasti siapa yang akan memenangkan lomba tersebut, jadi siapa tahu jadi pemenangnya ^.^

Wish me luck

Popularity: 1% [?]

Sesumbar Bethesda

By
 Dodick "TheWebMaster"
Dodick "TheWebMaster" on November 21st, 2008

Bethesda yang baru-baru ini sukses menelurkan Fallout 3 dan juga sebelumnya juga sukses mendapatkan review tinggi pada game The Elder Scrolls IV: Oblivion sesumbar dengan pencapaian mereka, dengan mengatakan bahwa mereka hanya berencana membuat game dengan nilai review sebesar 85 (http://www.mcvuk.com/interviews/371/Fallout-Boy)

Mari kita lihat track record mereka berdasarkan http://www.bethsoft.com/eng/games/games_current.html dan review berdasarkan metacritic.com

Fallout 3
PC: 92
Xbox 360™: 93
PLAYSTATION®3: 91
rata-rata : 92

Star Trek: Conquest
PlayStation®2:54
Wii™:51
rata-rata: 52.5

The Elder Scrolls IV: Shivering Isles
PC: 86
Xbox 360™: 86
rata-rata:86

The Elder Scrolls IV: Oblivion (disatukan dengan GOTY edition)
PC:94
Xbox 360™:94
PLAYSTATION® 3:93
rata-rata: 93.67

The Elder Scrolls IV: Knights of the Nine
PC:81
Xbox 360™:86
rata-rata: 83.5

Star Trek: Legacy
PC:56
Xbox 360™:64
rata-rata : 60

Star Trek: Tactical Assault
PSP® system:64
Nintendo® DS:63
rata-rata: 63.5

Star Trek: Encounters
PlayStation®2 system: 51

Pirates of the Caribbean: The Legend of Jack Sparrow
PC:49
PlayStation®2:51
rata-rata” 50

IHRA Drag Racing: Sportsman Edition
PC:34(tidak resmi, tapi berdasar review yang ada)
PlayStation®2:32.33(tidak resmi, tapi berdasar review yang ada)
XBox:35
rata-rata: 33.77

Call of Cthulhu:Dark Corners of the Earth
PC:76
Xbox®:77
rata-rata: 76.5

Breeders Cup World Thoroughbred Championships
Xbox®:47
PlayStation®2:44.5(tidak resmi, tapi berdasar review yang ada)
rata-rata:45.75

Morrowind Game of the Year Edition
PC:89
Xbox®:88
rata-rata: 88.5

92+52.5+86+93.67+83.5+60+63.5+51+50+33.77+76.5+45.75+88.5=876.69

867.69/13=66.74

Kesimpulan… track record mereka sendiri jauh dari 85, mungkin mereka sudah belajar dari kesalahan sebelumnya. Atau memang hanya sesumbar saja… kita lihat saja game keluaran mereka berikutnya

Popularity: 1% [?]

Website Game Indonesia

By
 Dodick "TheWebMaster"
Dodick "TheWebMaster" on November 18th, 2008

Saya ingat beberapa saat lalu, saya sangat getol mengikuti perkembangan website gaming di Indonesia. Diantaranya adalah Jagogame.com, Videogamesindonesia.com, Indonesiangamer.com dan Ligagame.com. Seiring dengan kesibukan diri saya, pada akhirnya aku jatuh hati dengan komunitas Videogamesindonesia.com. Sebenarnya tiap website memiliki keunggulannya masing-masing, namun Videogamesindonesia.com merupakan menjadi yang paling favorit karena memiliki komunitas konsol yang besar.

Saya mengenal Jagogame.com sebagai website informasi yang sangat memiliki tampilan paling trendi dan bahasa penulisan yang sylish, tapi sayang akhir-akhir ini mereka hanya menyadur kata-kata dari website asing. Indonesiangamer.com merupakan website dengan komunitas PC Online Gamer, saya dikenalkan oleh Dennis melalui website tua miliknya yaitu www.masuktainment.com. Disana pada saat itu baru dibangun komunitas yang kuat dengan menyediakan server untuk bermain, sayang saya adalah konsol gamer. Lalu saya mengetahui Ligagame.com dari Ragnafilia forum karena adanya diskusi panas yang melibatkan anggota guild yang memiliki “hang out” yang berbeda (Chaos di Ligagame, dan Loki di Ragnafilia), disana aku menjumpai banyak pembahasan game secara kompetitif dan berita yang meliputi kompetisi gamer.

Sekarang saya bisa dibilang termasuk keluarga besar anak-anak VGI, gw merasa nyaman berada disana. Tak hanya online, mereka juga sering mengadakan acara ngumpul diluar, seperti basket, dll. baru-baru kotakgame yang sebenarnya telah lahir dari beberapa bulan lalu, mulai mempromosikan website mereka dengan memberikan hadiah atas kontribusi yang dilakukan para pengunjung. Semoga kotakgame, menjadi pemanis utuk dunia gaming Indonesia yang mulai ramai.

Popularity: 1% [?]