Akhirnya sudah sebulan
ByDodick "TheWebMaster" on March 10th, 2009
Sebenarnya sebulan lalu saya memulai program diet yang cukup ketat, hal ini dikarenakan berat badan yang kembali seperti tahun 2005. Pada tahun tersebut saya sedang dalam program diet sangat ketat, dengan alasan badan yang saya rasa terlalu overweight (berat saya 107 dan tinggi saya 179). Sebelumnya saya fitness hingga mencapai berat 101, lalu saya akhirnya memulai diet kurang sehat tanpa olah raga (waktu saya habis digunakan untuk menyusun skripsi S1), dimana sehari saya hanya makan setengah piring nasi dengan 4 dimsum kukus serta 2 buah apel, memang hasilnya cukup memuaskan dimana saya berhasil menurunkan berat hingga kurang-lebih 9 kilo pada 1 bulan pertama. Hingga 2 bulan berikutnya jika ditotalkan saya berhasil menurunkan berat badan saya mencapai 21 kilo (3 bulan diet), hal ini tentunya tercapai dengan bantuan program diet dari Hollistic.
Namun, seperti yang beberapa teman saya nasihatkan dimana kalau kita makin cepat hilang berat badan makan makin cepat pula kembali ke berat badan semula atau bahasa gaulnya Lost Fast, Gain Fast. 3 tahun beriring, kesibukan kerja dimulai, kontrol makan mulai dilonggarkan. Karena kebiasaan makan tidak diubah, pola makan berangsur kembali seperti dulu. Tahun pertama berat saya sekitar 85-an, tahun berikutnya mencapai 94-an, beberapa usaha untuk kembali menurunkan sia-sia karena memang dirasa sibuk (entah ini alasan atau bukan, tapi say sibuk kerja di pagi hari, ditambah dengan kuliah S2 malam) dan akhirnya kembali ke berat semula.
Kini saya memulai lagi dari nol untuk menurunkan badan, hal ini juga ditolong dengan intensitas kerja yang jauh berkurang (saya sekarang menjadi dosen), tentunya metode yang saya akan gunakan saya harap lebih sehat daripada metode sebelumnya. Metode yang saya lakukan cukup sederhana, olah raga dan makan makanan rendah lemak tanpa ada tujuan untuk tergesa-gesa dalam menurunkan badan dan juga tanpa harus merasakan kelaparan, berikut detailnya :
Menu makanan
08:00
- 1 gelas Susu L-Men (Choco Vanilla bungkus hijau)
- 4 Telur Putih dimasak sup dengan 3 suir bawang putih dihaluskan (saya mual makan telur putih saja)
- 2 lembar roti gandum (Carrefour atau Sari Roti)
10:00
- Apel
12:30
- 7 sendok Nasi Merah
- 1 mangkuk sayur [Sayur Asem (Jagung, Buncis, Kacang) atau Sayur Bening(Jagung, Bayam, Tomat) atau Sop (Buncis, Wortel, Sawi)]
- 1 Gelas Teh Green Tea Celup tanpa gula
- 1 potong dada ayam rebus (dimasukkan dalam sayuran)
15:00
- Apel
17:30
- 2 lembar roti gandum (Carrefour atau Sari Roti)
- 1 potong dada ayam rebus
- 1 gelas Susu L-Men (Choco Vanilla bungkus hijau)
20:00
- Apel
Jadwal Olah Raga
Senin Rabu Jumat
- 90 Menit Cardio (dipecah pagi 50-60 menit, sore atau malam 30-40 menit)
- Gym 1.5 jam dengan arahan instruktur (Saya nge-gym di Ade Rai kebayoran lama)
Selasa Kamis Sabtu Minggu
- 40 Menit Cardio
- Latihan dirumah (Sit-Up, Cross Leg Reverse Crunch, Pull Up, beban bisep, beban Trisep, dll) masing2 set @ 12
menu makanan saya buat seperti itu karena mudah diikuti dan dapat dengan mudah substitusi menu jika masa diet sudah selesai.
Program diatas sudah saya jalankan total selama 1 bulan(dan akan saya coba jalankan 5 bulan berikutnya), dan hingga kini berhasil turun 5 kilo. Saya berharap nantinya saya bisa melonggarkan pola makan dengan merubah menu makanan yang ada, dan tentunya dengan porsi makanan yang terbatas
sumber gambar: http://www.sciam.com
Popularity: 2% [?]





Dennis Says: March 25th, 2009 at 12:13 pm
Buset mas. Ketat amat diet lu? Perasaan terakhir lihat lu ga seberapa gemuk kali Bos… Gw nih uda makin gendut aje… >_<;; Stress bok!
James Riady Says: February 28th, 2010 at 6:22 pm
Makan Roti Koq Tambah O ‘On
Kemarin ini saya tertawa terkekeh-kekeh karena ada orang berkata: Anak saya, saya beri makan roti tiap hari, koq nggak tambah pintar, tapi tambah O’On (Bloon).
Inilah perkataan Sue Dengate mengenai pemakaian pengawet roti supaya roti bisa awet lebih dari 2 hari yg saya quote dari artikel “Bread for success”:
Author and food intolerance counsellor Sue Dengate has researched calcium propionate, commonly known as preservative 282 in bread.
“I think parents should know that there is a preservative in what we regard as a healthy food that is eaten several times a day by most children that can affect behaviours and learning disabilities,” Ms Dengate said.
Preservative 282 is a mould inhibitor that is added to bread.
“Most people think that additives are tested before approval,” Ms Dengate said. “Well I’ve got news for you, they are not tested for effects in children’s learning and behaviour.”
The latest research suggests preservative 282 may cause permanent changes to the brain in rats, along with long-lasting defects in learning abilities.
“All we can say is if it’s causing permanent damage in brains of rats what’s it doing to the brains of our children?” Ms Dengate said.
Hasil penelitian di Malaysia: 92% roti yang beredar (termasuk roti merek terkenal) menggunakan pengawet lebih banyak sampai 5x dari jumlah yang diijinkan oleh undang-undang. Bagaimana dengan roti di Indonesia? Di Indonesia makanan basah seperti mie basah, bakso basah, tahu basah, roti, mengandung pengawet ber-lebih. Supaya murah, pengawet yang bukan food grade dipakai. Padahal pengawet dihubungkan dengan penyakit ADD hiperaktive. Dan Bread Improver untuk supaya roti mengembang besar menimbulkan kanker (Source Wikipedia: Bread Improver)
Sebagian orang bisa tahan terhadap pengawet ini, tetapi sebagian lagi tidak tahan dan tambah O ‘ On / bloon. Bagaimana kalau anak kita sendiri yang O On alias bloon. Kasihan kalau itu anak kita. Kalau anak orang lain sih ok! Kemarin ini di sekolah anak kurang mampu, terlihat anak perempuan umur 5 tahun cakep, tapi anak kecil ini terkena ADD hiperactive.
Setelah perang ber-tahun2, akhirnya perusahaan2 roti di luar negeri sudah mulai menghapuskan pengawet dari roti buatan-nya.
Bagaimana di Indonesia? Bisakah roti sehat itu terjadi di Indonesia, tanpa kita dibohongin?
Kita sebenar-nya bisa ber-alih pada rice cake (roti beras panggang) sebagai pengganti roti, seperti “N_asiKriuk Debbie atau Sun Rice dari Australia untuk menyelingi roti ber-pengawet. Rice cake ini kering dan tak ber-pengawet, sehingga kadar pengawet dalam tubuh & otak yang kita dapat tidak terlalu menumpuk. Di luar negeri-pun rice cake atau roti beras panggang ini sudah popular dan menjadi pilihan yang lebih sehat.
Kelebihan roti beras panggang sebagai pengganti roti antara lain:
- Karena kering, tidak perlu pengawet.
- Karena dari beras, rendah kalori-nya.
- Proses pembuatannya tidak menggunakan pengembang (bread improver) dan pemutih.
Dengan banyak-nya masalah obesitas, Amerika pun sekarang ber-alih ke produk2 yang terbuat dari beras dan ber-bentuk kering, spt rice crispy atau rice cereal.
Terima kasih.
Roti Beras Panggang N_asiKriuk Debbie atau Sun Rice bisa anda dapatkan di supermarket Rezeki, Nano-Pluit dan All Fresh.